Monday, October 15

Lelaki Malas Bantu Pekerjaan Rumah, Pertanda Gangguan Jiwa?

Tak banyak laki-laki atau suami yang mau ikut ambil bagian dalam pekerjaan rumah tangga. Mereka beranggapan pekerjaan seperti menyapu, mencuci piring, membersihkan kamar mandi adalah pekerjaan perempuan. Perempuan akhirnya mengamini pekerjaan domestik di rumah karena tak mau ribut dengan pasangannya.

Penolakan kaum laki-laki atau suami terhadap pekerjaan rumah tangga ini mungkin terkesan sepele. Namun, baru-baru ini sebuah studi terbaru menemukan, laki-laki yang tidak mau ikut ambil bagian dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga mungkin memiliki permasalahan psikologis.

Para peneliti dari Universitas Umea Swedia menemukan, para suami yang cenderung menghindari tugas rumah tangga lebih rentan terhadap kecemasan, jantung berdebar, serta kurang konsentrasi. Kesimpulan ini didapatkan dari penelitian terhadap 1.000 responden yang dipantau sejak usia mereka 21 tahun sampai 42 tahun. Dari jumlah responden, 50 persen diketahui memiliki masalah psikologis karena menghindari pekerjaan rumah tangga.

"Di Swedia, sebagian besar perempuan melakukan seluruh pekerjaan rumah tangga," ujar Lisa Harryson, salah seorang peneliti.

Dari hasil kajian ini, lelaki yang mau ikut berperan serta dalam tanggung jawab domestik jauh lebih baik kondisi psikologisnya. Lisa menambahkan, responden pria yang ia wawancara seolah terjebak dalam stereotipe. Mereka mengaku sudah lelah melakukan pekerjaan "laki-laki" seperti memperbaiki mobil dan memotong rumput.

"Banyak orang mengaku sulit berbicara masalah peran dan beban mereka di rumah tangga berdasarkan pekerjaan dan jenis kelamin. Tapi, ada baiknya orang mencoba melakukan hal-hal yang tidak biasa mereka lakukan. Ada kalanya itu baik bagi pasangan untuk berganti peranan karena akan melatih tanggung jawab," ujarnya.




Penulis : Natalia Ririh

0 ulasan:

Post a Comment

Tinggalkan Komen Anda Di Sini Cerita Kedai Kopi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 

Copyright © Cerita Kedai Kopi